Modul 1 · Studi kasus dan pemetaan ERD ke skema relasional
Entitas, atribut, relasi, dan kardinalitas
Sedang peninjauan: materi sedang ditelaah pengampu dan dapat berubah.
Kamu sedang melihat pratinjau. Masuk dan daftar ke kursus ini (gratis) agar kemajuanmu tersimpan dan kuis serta latihan dapat diperiksa.
MasukSetelah materi ini, kamu dapat:
- Membedakan entitas kuat dan lemah, serta atribut sederhana, komposit, turunan, dan bernilai banyak.
- Menentukan kardinalitas (1:1, 1:N, M:N) dan participation constraint sebuah relasi.
Entity-Relationship Diagram (ERD) adalah gambar rancangan data: apa saja yang dicatat, ciri-cirinya, dan bagaimana semuanya saling terhubung. Model ini diperkenalkan oleh Chen (1976) dan sampai sekarang menjadi langkah pertama hampir setiap perancangan basis data.
Entitas
Entitas adalah sesuatu yang perlu dicatat dan dapat dibedakan satu dari yang lain: orang, benda, kejadian, atau konsep. Di studi kasus kita: Pegawai, Survei, Pertanyaan, Pengisian, dan Jawaban.
- Entitas kuat dapat dikenali dengan atributnya sendiri. Seorang pegawai dikenali dari NIP-nya.
- Entitas lemah baru dapat dikenali bila dikaitkan dengan entitas lain, yang disebut entitas pemiliknya. Pertanyaan nomor 2 baru bermakna bila kita tahu survei mana yang dimaksud: "pertanyaan nomor 2 di survei SRV-2026-DSN".
Dalam rancangan kita, Pertanyaan diberi id sendiri agar mudah dirujuk. Namun sifat lemahnya tetap terlihat
dari aturan unik (survei_id, nomor_urut): nomor urut hanya unik di dalam satu survei.
Atribut
| Jenis atribut | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| Sederhana | Tidak dapat dipecah lagi | NIP, judul survei |
| Komposit | Tersusun dari beberapa bagian | Nama lengkap = gelar depan + nama + gelar belakang |
| Turunan | Dapat dihitung dari data lain, jadi tidak perlu disimpan | Lama pengisian = waktu_selesai − waktu_mulai |
| Bernilai banyak (multivalued) | Satu entitas dapat punya beberapa nilai | Nomor telepon pegawai yang lebih dari satu |
Atribut bernilai banyak tidak boleh disimpan sebagai satu kolom berisi beberapa nilai, misalnya
'0812…, 0813…'. Saat dipetakan ke tabel, ia menjadi tabel tersendiri. Aturannya ada di bacaan berikutnya.
Relasi dan kardinalitas
Relasi menghubungkan dua entitas atau lebih, misalnya "Survei memiliki Pertanyaan". Kardinalitas menyatakan berapa banyak anggota satu entitas yang dapat terhubung dengan satu anggota entitas lain.
| Kardinalitas | Arti | Contoh di studi kasus |
|---|---|---|
| 1:1 | Satu dengan paling banyak satu | Tidak ada di Tahap 1. Contoh umum: satu Pegawai punya satu akun login, dan satu akun milik satu Pegawai |
| 1:N | Satu dengan banyak | Satu Survei memiliki banyak Pertanyaan; setiap Pertanyaan milik satu Survei |
| M:N | Banyak dengan banyak | Banyak Pegawai mengisi banyak Survei |
Untuk menentukan kardinalitas, ajukan pertanyaan dari kedua arah:
- Satu survei dapat punya berapa pertanyaan? Banyak.
- Satu pertanyaan dapat dimiliki berapa survei? Hanya satu.
Jawabannya "banyak" dan "satu", jadi relasinya 1:N dari Survei ke Pertanyaan. Kesalahan yang paling sering adalah hanya bertanya dari satu arah.
Relasi Pegawai dan Survei adalah M:N: seorang pegawai dapat mengisi beberapa survei, dan satu survei diisi banyak pegawai. Di rancangan kita, relasi M:N ini diwujudkan oleh entitas Pengisian.
Participation constraint
Kardinalitas menjawab "paling banyak berapa". Participation constraint menjawab "wajib atau tidak":
- Total (wajib): setiap anggota entitas harus ikut dalam relasi. Setiap Pertanyaan harus milik sebuah Survei; pertanyaan tanpa survei tidak bermakna.
- Parsial (tidak wajib): boleh ada anggota yang tidak ikut. Seorang Pegawai boleh belum pernah mengisi survei mana pun.
Di diagram, kedua batasan ini digambar bersama. Notasi Crow's Foot memakai garis tunggal untuk "satu", kaki gagak untuk "banyak", garis tegak untuk "wajib", dan lingkaran untuk "tidak wajib". Notasi Chen memakai angka 1, N, M di garis relasi dan garis ganda untuk partisipasi total. Pilih salah satu dan pakai secara konsisten dalam satu diagram.
Rujukan
- Chen, P. P.-S. (1976). The entity-relationship model: Toward a unified view of data. ACM Transactions on Database Systems, 1(1), 9–36. https://doi.org/10.1145/320434.320440
- Elmasri, R., & Navathe, S. B. (2015). Fundamentals of database systems (7th ed.). Pearson. ISBN 978-0-13-397077-7. Bab 3 membahas model ER secara lengkap.